images.jpg

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak ada ruang kompromi bagi siapapun yang menolak ideologi Pancasila dan dasar negara. Jokowi memastikan pemerintah tidak akan mebiarkan pihak manapun mengganti ideologi negara.
“Kalau ada yang mau tolak Pancasila sebagai dasar negara, sebagai ideologi negara dan mengganti dengan pandangan hidup yang lain, apakah ingin kita biarkan? Tidak,” ujar Jokowi saat membuka Akademi Bela Negara di Kampus ABN Nasdem, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (16/7/2017). Domino99

Jokowi mengatakan selama ini negara memberikan ruang kebebasan yang cukup besar dalam berekspresi dan mengemukakan pendapat di muka umum.
Namun demikian, ia meminta agar kebebasan tersebut tidak disalahartikan. Pemerintah, kata Jokowi, tidak akan membiarkan kebebasan itu digunakan untuk meruntuhkan ideologi bangsa.

“Mereka yang terang-terangan ingin mengganti Pancasila, merongrong NKRI, meruntuhkan demokorasi negara ini, kita tidak akan biarkan, jika ingin tetap melakukanya silahkan keluar dari Indonesia. Baik itu ormas atau individu yang menyalahgunakan kebebasan yang diberikan,” tegas Jokowi. Agen BandarQ

Menurut Jokowi, negara melalui pemerintah harus tegas dan berani menindak siapapun yang berupaya merusak dasar dan ideologi bangsa. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat.

“Negara harus berani mengendalikan, karena itu bagian dari fungsi-fungsi negara,” tandas Jokowi.

Advertisements